Aku ingat betul bagaimana lagu ini kukreasikan. Lagu ini aku buat di awal/pertengahan tahun 2013.
Waktu itu sekitar pukul 19.00, aku sedang berada di ruang sekretariat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) SCen (STIKI Computer Networking), UKM yang mendalami bidang studi jaringan komputer.
Itulah aktivitasku di malam hari kala itu. Di kosan nganggur, ga ada hiburan, ga ada akses internet lagi. Ya paling enak ke ruang sekret, ketemu temen-temen, ngobrol ngalor-ngidul, makan malam bersama, internetan gratis, ngerjain tugas kalo lagi ga males, dan gitaran :D
Saat itu aku sedang rebahan di lantai sekret yang dilapisi karpet tipis cukup usang berwarna biru gelap. Gitar akustik sudah di dekapan dadaku sambil nyanyi-nyanyi ga jelas, memainkan kord-kord asal bunyi. Lalu sampailah aku mengalunkan kord D Mayor.
Saat itu aku merasa biasa saja, lalu kemudian aku mengalunkan kord F# Mayor. Saat itu aku merasa bahwa lantunan ini cukup menarik.
Aku kebingungan mau dilarikan kemana kord ini, seperti biasa, paling gampang ya coba diminorkan dan biasanya pasangan F# Major itu ya kalo ngga A Minor, B Minor, C# Minor. Akhirnya aku memilih B Minor, karena nadanya lebih easy dan bisa diteruskan lagi kalo mau lanjut progresi kordnya, pikirku.
Setelah kord dasar terbentuk, aku mulai memikirkan apa isi lagu ini?, kepada siapa lagu ini?
Ada seorang cewe di kampusku, adik tingkatku yang cukup kukagumi. Mengapa aku bilang kagum? Ya, karena saat itu aku masih belum ingin pacaran, walau banyak cewe yang membuatku tertarik. Tapi aku juga masih ragu, apakah ini rasa sayang?
Ternyata tidak. Akhirnya kuputuskan bahwa ketertarikanku pada cewe saat itu masih sebatas kagum. Begitu pula dengan cewe adik tingkatku ini.
Lah, kok malah #curcol ???
Saat itu aku membayangkan bagaimana parasnya, senyum manisnya, tingkah polahnya. Saat itu pula aku langsung mengeluarkan kertas dan pen untuk kutulis menjadi sebuah syair lagu.
Tiba-tiba keintiman itu diganggu. Salah satu temanku mengajakku makan malam. Aku pun mengiyakan ajakan tersebut dan ikut makan malam bersama.
Tapi dalam pikiranku masih berkecamuk syair apa yang tepat untuk lagu ini. Mulai dari perjalanan ke tempat makan hingga saat makanpun aku masih memikirkannya.
Sekembalinya ke ruang sekret, aku langsung menuliskan syair yang sudah kuingat saat makan tadi. Kemudian aku mengolah ulang kordnya supaya cocok dengan syair dan makna lagu yang aku maksud, kemudian aku kreasikan nada lagunya.
Terpilihlah judul “Tentang Kamu”
Lagu ini aku buat gara-gara bayanganku tentang cewe itu. Pendeskripsian kepribadian seorang wanita yang cocok dengan selera seorang pria, hingga wanita itulah yang dimaksud untuk bersamanya. Namun apa daya, pria tersebut belum bisa untuk mengungkapkan rasa itu..
Berikut adalah syair lagu “Tentang Kamu” dan secuil video yang kurekam di tahun 2015.
Binar mata rasuk jiwa
Tentramkan hatiku dan seakan
Ku dibuai dalam asa
Dalam hatiku berkata..
Senyum manis basuh peluh
Sejukkan raga hilangkan duka
Kuyakinkan kau juwita
Dalam hatiku berkata..
Dirimulah yang ku maksud
Bersamaku
Tentang kamu aku ingin
Engkau tahu
Tingkah lucu lepaskanku
Dari rasa penat membelenggu
Memaksaku lepas tawa
Dalam hatiku berkata..